AmoR











Doi selalu membanding – bandingkan kamu dengan mantan kekasihnnya, sehingga kamu seolah terpenjara dalam bayang – bayang wanita lain.

Jangan menyerah, bila kekasih masih sering mengungkit – ungkit hubungannya dengan pacar lama. Memutuskan hubungan juga bukan satu – satunya jalan keluar. Sebaiknya, ketahui dulu penyebab kekasih masih selalu di bayang – bayangi romantisme masa lalunya, lantas pelajari strategi mengatasinya. Siapa tau, hubungan kamu berdua dapat dipertahankan dan …malah lebih membara.

1. Selalu Menceritakan Kisah Cinta Masa Lalu 

Namanya saja masih terbelenggu masa lalu, tanpa di sengaja ia jadi kelewat sering   bercerita tentang kisah cintanya dulu.

Saran :

Kalo kamu ga pernah memperlihatkan rasa keberatan, bisa jadi kekasih kamu sama sekali ga sadar bahwa yang dia lakukan menyakitkan hati kamu. memang ga da salahnya menceritakan kisah – kisah bersama mantan kekasihnya dulu, tetapi bukan berarti dia bisa bebas bercerita kapanpun dia mau. Sekali dua kali Oke lah, tapi kalo sudah sering itu namanya ga ngehargai perasaan kamu. Jadi hangan ragu memperlihatkan keberatan kamu., ingatkan perlahan – lahan. Sadarkan ia bahwa saat ini ia sudah menjadi kekasih kamu.  

2.Terus – Terusan Salah Menyebut Nama

Sudah lebih dari 3 bulan menjalin hubungan, Hendra (29), kekasihnya Jesika (25), masih saja sering salah memanggil nama Jesika dengan Pretty, nama mantan pacar Hendra dulu…

Saran :

Bila ambang kesabaran kamu tinggi, mungkin ga da masalah menjalin hubungan dengan awal yang demikian. Atau bila mau berfikir positif, ini toh kesalahan sederhana dan tidak di sengaja. Bisa aja dia keceplosan. Tetapi tetap saja hal ini tidak baik bila di biarkan berlarut – larut. Luangkan waktu untuk membahas alasan ia kerap salah memanggil nama. Jangan bosan mengingatkannya. Bila perlu, beri dia ultimatum bahwa kamu akan benar – benar marah bila ia tak kunjung jera.

3. Sering Membandingkan Anda Dengan Mantan Kekasihnya

Si dia emang ga pernah menuntut perubahan yang macam – macam dari kamu. Tapi bila terus – menerus dibanding – bandingkan, siapa yang ga jengkel? Jangankan di bandingkan dengan mantan kekasihnya, ma sahabat atau saudara sendiri aja kita sudah kesal.

Saran :

Bisa aja kita ambil sisi positifnya. Bila objek pembanding kita memang layak untuk di contoh. Ya..itung – itung kita memperbaiki kualitas diri sendiri. Tetapi, kondisi ini pun ada batasnya.Bila hampir di setiap sisi kehidupan kita di bandingkan dengan mantan kekasihnya, oh..la..la, betapa menyedihkan sekali hidup kita ! Luangkan waktu buat bicara , ga perlu disampaikan dengan amarah . Bila dia memang mencintai kamu, dia pasti sadar bahwa ga da seorang pun di dunia ini yang nyaman bila dibanding – bandingkan dengan orang lain.

4. Di Minta Berperilaku Seperti Mantan Kekasihnya

Heru (28) sangat ingin Sisi (24) menguruskan badannya. Heru memang ga terang – terangan mengatakan bahwa ia ingin Sisi mirip dengan bekas kekasihnya yang mantan model itu.

Saran :

Sudah waktunya kamu berdua mendiskusikan tuntutan – tuntutannya itu rasional atau tidak. Beri pengertian kepadanya bahwa tidak sepatutnya ia menuntut kamu berperangai seperti mantan kekasihnya dulu. Apalagi, bila tuntutan – tuntutanya itu sudah jauh menyimpang dari karakter pribadi kamu sendiri. Tunjukan kepadanya, anda mempunyai kelebihan yang lain yang jauh lebih baik dari mantan kekasihnya. Jelaskan juga, bila dia ada di posisi kamu, betapa sangat tidak adilnya sikapnya itu.

5. Menyimpan Benda Penuh Nostalgia

Secara ga sengaja, kamu mengetahui bahwa kekasih masih menyimpan rapi pernak – pernik yang berbau mantan kekasihnya dulu. Ada surat – surat cinta, foto – foto manis mereka berdua dan foto – foto mantan kekasih, hadiah – hadiah dari si mantan kekasih, dan lain – lain. Kesal ?? tentu aja, tapi jangan gegabah langsung menuduhnya yang tidak – tidak. Siapa tau dia butuh waktu untuk memusnahkan semua itu.

Saran :

Bila hanya satu-dua pucuk surat atau satu dua lembar foto, sih engga masalah. Mungkin itu hanya sisa kenangan masa lalu yang terselip, yang belum sempat dimusnahkan. Tetapi, kalo pernak perniknya demikian banyak dan lengkap, rasanya antena kecurigaan ksmu perlu ditinggikan. Bicarakan baik – baik dan tanyakan alasannya menyimpan semua pernak – pernik itu. Apalagi, bila hubungan kamu mulai berjalan agak lama. Sampaikan dengan hati – hati keberatan kamu. Bukankah itu sana saja tidak menghargai kamu sebagai kekasihnya saat ini?

6. Tempat Kencan Yang Itu – Itu Aja

Setiap ada kesempatan untuk berkencan, si dia selalu ingin menentukan tempatnya. Awalnya sih, kamu senang – senang aja. Ga perlu repot – repot harus berpikir , ke kafe atau ke bioskop mana. Cuma, belakangan, pilihan tempatnya kok ke situ lagi ke situ lagi. Pilihan bioskopnya pun ga banyak berubah. Baru ketahuan, ternyata dulu ia banyak melewatkan saat – saat manis bersama mantan kekasihnya di tempat – tempat tersebut.

Saran :

Kecewa? Pasti! Tetapi jangan langsung membombardir dengan umpatan kekesalan – kekesalan kamu. Bagaimana bila sekarang kamu yang nentuin tempat kencan? Pilihlah tempat yang lebih menarik dan dinamis. Lalu ciptakan suasana yang lebih manis dan romantis. Bantu dia untuk melupakan kenangan masa lalunya. Sambil berkencan, sampaikan kepadanya bahwa kamu merasa ga nyaman bila ia terlalu sering mengajak kamu ke tempat – tempat kencan yang dapat membangkitkan kenamgan masa lalunya. Apalagi, bila di imbuhi dengan seringnya ia bercerita tentang saat – saat manis yang ia lalui dulu di tempat – tempat tersebut. Coba ahlikan topik dengan mengajaknya membahas soal hobinya atau kegiatan – kegiatan yang menyenangkan hatinya.

Yakinlah, Lambat tapi pasti, bayangan itu akan menghilang.                                                                                         



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
%d bloggers like this: